Wapres Gibran Sambangi Warga Korban Banjir Bandang di RSUD Arosuka

IMG 20260925 WA0147
banner 120x600

SOLOK, — Perhatian terhadap warga yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok berlanjut hingga ke ruang-ruang perawatan. Di sela agenda meninjau kawasan yang dilanda bencana, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyempatkan diri menemui sejumlah korban yang dirawat di RSUD Arosuka, Jumat (25/9/2026).

Gibran tiba di rumah sakit sekitar pukul 11.55 WIB. Didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, ia terlebih dahulu mendatangi poli bedah sebelum menyusuri ruang perawatan tempat para korban menjalani pengobatan.

Kehadiran Wapres menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi warga setelah bencana menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Solok. Kepada korban dan keluarga, Gibran menyampaikan perhatian pemerintah sekaligus menyampaikan duka atas adanya warga yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Ia juga meminta agar warga yang mengalami luka mendapat pelayanan medis secara baik dan terus dipantau hingga kondisi mereka memungkinkan untuk kembali menjalani aktivitas.

Gubernur Sumbar Mahyeldi turut menyempatkan berbincang dengan pasien. Satu per satu warga yang masih menjalani rawat inap disapa dan didoakan agar segera pulih.

“Semoga segera diberikan kesembuhan, dimudahkan proses pengobatannya, dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga serta beraktivitas seperti biasa,” ujar Mahyeldi.

Direktur RSUD Arosuka Kabupaten Solok, Jebnoka Levismon, menyampaikan bahwa hingga saat ini rumah sakit telah menerima dan memberikan penanganan kepada 10 warga yang terdampak banjir bandang.

Dari jumlah tersebut, dua orang masih menjalani perawatan di RSUD Arosuka. Dua pasien lainnya dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang karena membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, lima pasien telah diperbolehkan pulang dan menjalani pemulihan di rumah masing-masing.

Satu pasien lainnya meninggal dunia setelah menjadi korban bencana tersebut.

Dua warga yang masih menjalani perawatan di RSUD Arosuka adalah Ulil Amri (34) dan Fitrianita (54). Keduanya mengalami patah tulang pada bagian tangan dan masih membutuhkan perawatan medis.

Untuk pasien yang dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang, yakni Affan Alqadri (26) dan Muhammad Nurzan (57), Jebnoka menyebut keduanya telah menjalani operasi dan mendapatkan penanganan medis.

“Pasien kita yang di M. Djamil saat ini sudah ditangani, sudah melewati operasi. Sedangkan untuk pasien yang dirawat di sini, juga sudah kita berikan tindakan medis,” katanya.

Korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut tercatat atas nama Daffi Arrahman (21).

Sementara lima warga yang telah diperbolehkan melanjutkan pemulihan di rumah yakni Muslihat (54), Anggiat Sirait (66), Yurnalis (45), Sinol (32), dan Frengky (27).

Pihak rumah sakit memastikan kondisi pasien yang masih dirawat terus dipantau. Harapannya, proses pemulihan dapat berlangsung dengan baik sehingga para korban dapat segera meninggalkan rumah sakit dan kembali bersama keluarga.

“Mari kita doakan bersama-sama semoga keluarga kita, sanak kita ini cepat sembuh dan dapat beraktivitas seperti biasa,” ujar Jebnoka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *