PADANG, – Kegiatan touring tak selalu identik dengan menjelajahi jalanan dan menikmati panorama alam. Hal itu dibuktikan Mandatory Ride Motor Besar Indonesia (MBI) Wilayah Medan yang menggabungkan perjalanan wisata dengan aksi sosial saat menggelar touring di Sumatera Barat. Rombongan yang terdiri dari sekitar 40 pengendara motor besar tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (25/7/2026).
Selain mengunjungi sejumlah destinasi unggulan di Ranah Minang, MBI Medan juga menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta kepada salah satu rumah tahfiz sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan. Aksi tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Mahyeldi yang menilai kegiatan komunitas otomotif dapat menjadi sarana membangun nilai-nilai kemanusiaan sekaligus mendukung sektor pariwisata.
Mahyeldi mengatakan, konsep touring yang dibalut dengan kegiatan sosial merupakan contoh positif yang patut diapresiasi. Menurutnya, perjalanan akan memiliki makna lebih ketika mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat di daerah yang dikunjungi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MBI Medan. Kehadiran mereka tidak hanya membawa semangat menjelajahi keindahan Sumbar, tetapi juga menghadirkan kepedulian melalui bantuan kepada rumah tahfiz. Ini menjadi teladan bahwa hobi juga bisa memberi manfaat bagi sesama,” ujar Mahyeldi.
Ia berharap rombongan MBI Medan dapat menikmati seluruh potensi yang dimiliki Sumatera Barat, mulai dari panorama alam, kekayaan budaya Minangkabau, hingga ragam kuliner yang telah dikenal luas. Menurutnya, pengalaman positif para peserta akan menjadi promosi yang efektif untuk menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke Ranah Minang.
Gubernur juga optimistis keramahan masyarakat serta jalur touring yang membentang di berbagai kawasan wisata akan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Sementara itu, Ketua MBI Wilayah Medan, Dody, mengungkapkan bahwa Mandatory Ride 2026 sengaja dikemas dengan konsep yang berbeda. Selain mempererat kebersamaan antaranggota, kegiatan ini juga membawa misi berbagi kepada masyarakat di daerah yang dikunjungi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas sambutan yang luar biasa. Touring ini bukan hanya tentang perjalanan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan melalui bantuan kepada rumah tahfiz,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para santri sekaligus menjadi amal kebaikan bagi seluruh anggota MBI Medan. Dody juga berharap hubungan baik dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus terjalin sehingga kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada masa mendatang.
Baginya, Sumatera Barat bukan hanya menawarkan bentang alam yang memukau dan rute berkendara yang menantang, tetapi juga menyuguhkan keramahan masyarakat yang menjadi kenangan tersendiri bagi setiap pengunjung.















