banner 728x250

Warga Padang Diminta Siapkan Air Bersih! Perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun Dimulai 7 September

IMG 20260905 WA0071
banner 120x600

PADANG, — Kabar penting bagi pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang. Aktivitas perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun segera dimulai pada Senin, 7 September 2026.

Pekerjaan ini dilakukan sebagai langkah penanganan terhadap infrastruktur pengolahan air sekaligus untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air minum kepada masyarakat.

Namun, di balik pekerjaan perbaikan tersebut, pelanggan di sejumlah kawasan Kota Padang harus bersiap menghadapi kemungkinan gangguan distribusi air selama proses pekerjaan berlangsung.

Informasi yang disampaikan Perumda Air Minum Kota Padang menunjukkan bahwa kondisi aliran air tidak akan sama di setiap wilayah. Ada kawasan yang masih mendapatkan air pada siang hari, ada yang hanya memperoleh aliran pada malam hari, dan terdapat pula wilayah yang berpotensi mengalami penghentian aliran pada siang maupun malam hari.

“Karena pekerjaan ini memakan waktu, kami mengimbau kepada pelanggan untuk menampung air sebanyak-banyaknya sebagai cadangan.”

Sejumlah Wilayah Berpotensi Terdampak

Kawasan yang tercatat berpotensi mengalami gangguan aliran air antara lain Batang Kapeh, Tamtis, GOR, Alai Belakang Pasar, Gunung Semeru SMA 3, Kampung KB, Perjuangan, UK, Sumatra, Pauh, S. Parman, Jalan Jakarta, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Jawa Dalam, Pulau Karam, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, Ganting, Lubuk Lintah, Wahidin, Pemancungan, Palinggam, Berok, Batang Harau dan Alang Laweh.
Sejumlah kawasan lainnya juga masuk dalam daftar wilayah yang diperkirakan mengalami gangguan pada malam hari, seperti Adabiah, Jati Parak Salai, Pulai Banda Kali, Pondok Mungil Ampang, Jalan Bakhti Alai, Anyelir Flamboyan, Belanti Barat, Belanti Raya, Pramuka, Pekan Baru, Banda Pulau Karam, Kampung Sabalah, Cokro, Tanah Baroyo, Dobi, Nipah Raya, Belakang Tangsi, Siliungkang Imam Bonjol, Banda Olo, Patimura, Banda Dama, M. Yamin, Ujung Belakang Olo, Belakang Makam Lolong, Parak Gadang, Parak Pisang hingga Kehakiman Belakang PLN.

Sementara itu, wilayah seperti Purus 1, sebagian Purus 2, Olo Ladang, Pancasila, Koto Marapak, Hayam Wuruk, Banda Puruih Belakang Tenis, Rohana Kudus, Kenzi Futsal Parak Salai, Puskesmas Parak Salai dan Pasopati tercatat sebagai kawasan yang berpotensi mengalami kondisi air tidak mengalir pada siang dan malam hari.

Jangan Menunggu Air Mati

Masyarakat terdampak diingatkan untuk tidak menunggu sampai aliran air berhenti. Pengisian bak, ember, maupun tempat penampungan air sebaiknya dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.
Selain menyiapkan cadangan, pelanggan juga diminta menggunakan air secara bijak dan memastikan keran ditutup setelah selesai digunakan.

“Kami mengupayakan agar pekerjaan dapat segera selesai dan pelayanan air kembali normal.”

Untuk pelanggan yang benar-benar terdampak hingga tidak mendapatkan aliran air, Perumda Air Minum Kota Padang juga menyiapkan layanan mobil tangki secara gratis.

Ditargetkan untuk Perkuat Pelayanan
Perbaikan Accelerator 2 bukan sekadar pekerjaan teknis. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan keandalan sistem produksi, menjaga kualitas air minum, memperkuat infrastruktur pelayanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Dalam informasi yang beredar, proses persiapan pekerjaan juga telah dilakukan, termasuk penyelesaian checklist dokumen pelaksanaan pekerjaan oleh pihak terkait.

Perumda Air Minum Kota Padang mengajak pelanggan dan masyarakat memberikan dukungan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan selama proses perbaikan berlangsung.”

📞 Call Center: 1500030
📱 WhatsApp: 0811669123
Mulai Senin, 7 September 2026, warga di kawasan terdampak diminta bersiap.

Pastikan kebutuhan air bersih di rumah sudah tersedia agar aktivitas keluarga tetap berjalan selama proses perbaikan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *