banner 728x250

Perumda Air Minum Padang Benahi Jaringan di Ganting, Aliran Air Berpotensi Terganggu

IMG 20260819 WA0068
banner 120x600

PADANG, — Perumda Air Minum Kota Padang kembali melakukan pembenahan jaringan distribusi air minum. Kali ini, pekerjaan interkoneksi pipa DN 600 x 150 dilaksanakan di kawasan Jembatan Sari Petojo, Ganting, Rabu (19/8/2026).

Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan memperkuat sistem distribusi sekaligus memastikan jaringan mampu mendukung kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan.

Namun, selama proses pengerjaan berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah pelayanan yang terhubung dengan jaringan tersebut berpotensi merasakan penurunan tekanan air hingga gangguan distribusi.

Karena itu, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan untuk melakukan antisipasi dengan menyediakan air cadangan secukupnya sebelum dampak pekerjaan dirasakan.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang Adhie Zein mengatakan, interkoneksi jaringan merupakan bagian dari penataan infrastruktur yang harus dilakukan untuk menjaga keandalan sistem distribusi.

“Pekerjaan seperti ini memang berpotensi memberikan dampak sementara kepada pelanggan. Namun, pembenahan jaringan harus tetap dilakukan agar sistem distribusi semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujar Adhie.

Ia menjelaskan, pekerjaan pada pipa berdiameter besar membutuhkan ketelitian dan perhitungan teknis yang matang. Tim di lapangan harus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur agar setelah pekerjaan selesai, sistem dapat kembali beroperasi dengan baik.

“Kami akan berupaya menyelesaikan pekerjaan seefektif mungkin. Setelah pekerjaan selesai, normalisasi pengaliran akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi jaringan,” katanya.

Pelanggan Diminta Siapkan Air Cadangan

Perumda Air Minum Kota Padang meminta pelanggan di wilayah yang berpotensi terdampak untuk tidak menunggu sampai aliran air terganggu.

Pelanggan rumah tangga, pelaku usaha maupun fasilitas lainnya disarankan menampung air secukupnya untuk memenuhi kebutuhan utama selama pekerjaan berlangsung.

Adhie menyebutkan, gangguan distribusi tidak selalu berarti air berhenti total. Dalam kondisi tertentu, pelanggan hanya akan merasakan tekanan air yang lebih rendah dari biasanya.

“Kami menyampaikan informasi ini lebih awal agar pelanggan bisa melakukan persiapan. Tidak perlu panik, cukup siapkan air cadangan untuk kebutuhan penting selama proses pekerjaan berlangsung,” tuturnya.

Menurutnya, pekerjaan pemeliharaan dan pengembangan jaringan merupakan bagian dari pelayanan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Jika pembenahan infrastruktur terus ditunda, potensi persoalan yang lebih besar dapat muncul di kemudian hari. Karena itu, pekerjaan dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan kondisi teknis jaringan.

Bukan Sekadar Penyambungan Pipa

Adhie menegaskan, interkoneksi pipa DN 600 x 150 di Ganting tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan penyambungan pipa.

Lebih jauh, pekerjaan tersebut diarahkan untuk membangun jaringan distribusi yang lebih terkoneksi sehingga pengaturan aliran air dapat dilakukan secara lebih optimal.

“Jangan melihat pekerjaan ini hanya sebagai kegiatan menyambung pipa. Ada tujuan yang lebih besar, yaitu memperkuat jaringan agar sistem distribusi semakin optimal dan pelayanan kepada pelanggan terus meningkat,” jelasnya.

Menurut Adhie, kebutuhan air minum masyarakat terus berkembang. Karena itu, infrastruktur jaringan harus dipersiapkan agar mampu mengikuti pertumbuhan kebutuhan tersebut.

Setiap pekerjaan yang berkaitan dengan jaringan distribusi juga harus dilakukan dengan penuh perhitungan karena air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami memahami bahwa pekerjaan ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa pembenahan ini merupakan bagian dari upaya menjaga pelayanan dalam jangka panjang,” katanya.

Tim Teknis Terus Kawal Pekerjaan

Perumda Air Minum Kota Padang memastikan pekerjaan interkoneksi dikawal oleh tim teknis dengan memperhatikan aspek keselamatan dan ketepatan pengerjaan.

Adhie mengatakan perusahaan tidak ingin pekerjaan berlangsung lebih lama dari waktu yang dibutuhkan.

“Tim kami akan bekerja maksimal agar pekerjaan berjalan lancar dan dampaknya terhadap pelanggan dapat diminimalkan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan yang selama ini terus memberikan dukungan dan pengertian terhadap berbagai pekerjaan jaringan.

“Kami berterima kasih kepada pelanggan atas dukungan dan kesabarannya. Kami akan terus melakukan pembenahan karena tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan air minum yang semakin baik dan andal,” pungkasnya.

Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas kemungkinan ketidaknyamanan yang muncul selama pekerjaan berlangsung.

Masyarakat di wilayah yang terdampak diharapkan tetap tenang, menyiapkan air secukupnya dan menggunakan air secara bijak hingga distribusi kembali normal.

Pekerjaan interkoneksi di kawasan Jembatan Sari Petojo Ganting menjadi salah satu bagian dari upaya Perumda Air Minum Kota Padang membangun sistem distribusi yang lebih kuat dan siap menghadapi kebutuhan pelayanan masyarakat di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *