Hujan Deras Picu Gangguan Air Bersih di Padang, Perumda Minta Pelanggan Bijak Gunakan Air

IMG 20261010 WA0064
banner 120x600

PADANG, — Cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang sejak Sabtu siang menyebabkan pelayanan air bersih di sejumlah kawasan mengalami gangguan. Derasnya arus sungai membawa material kayu, bebatuan, dan sedimen yang menumpuk di pintu intake milik Perumda Air Minum Kota Padang.

Kondisi tersebut membuat proses pengambilan air baku terkendala. Sejumlah fasilitas intake bahkan belum dapat difungsikan secara optimal karena tingginya debit air yang menyulitkan petugas melakukan pembersihan.

Pejabat Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengungkapkan bahwa dampak hujan tidak hanya dirasakan pada satu titik sumber air. Beberapa intake di wilayah utara, seperti Latung, Gariang, Palukahan, Sungai Duo, dan Sungai Sariak, turut mengalami gangguan.

Gangguan pada fasilitas tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran pasokan air bagi pelanggan di Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji.

Selain wilayah utara, kondisi serupa juga terjadi pada sejumlah intake di kawasan selatan Kota Padang. Tingginya curah hujan membuat debit air meningkat tajam sehingga penanganan di lapangan harus mempertimbangkan kondisi arus dan keselamatan petugas.

Afriyanto menjelaskan, material yang terbawa aliran sungai menutupi bagian intake dan menghambat proses masuknya air baku. Meski penanganan diperlukan agar pelayanan kembali berjalan, petugas belum bisa membersihkan seluruh tumpukan material secara maksimal selama debit air masih tinggi.

Perumda Air Minum Kota Padang terus memantau perkembangan kondisi sumber air baku. Pembersihan akan dilakukan menyesuaikan situasi di lapangan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan aman.

Di tengah gangguan tersebut, masyarakat diminta mengambil langkah antisipasi dengan menggunakan persediaan air secara bijaksana. Pelanggan diharapkan mengutamakan kebutuhan pokok dan menghindari pemakaian air yang tidak mendesak sampai pasokan kembali lancar.

Afriyanto juga mengimbau pelanggan yang memiliki kesempatan untuk menampung air hujan sebagai cadangan bagi keperluan tertentu. Air yang ditampung hendaknya digunakan sesuai peruntukannya dan tidak dikonsumsi langsung tanpa pengolahan yang aman.

Perumda Air Minum Kota Padang menyadari bahwa terganggunya pasokan air dapat memengaruhi kegiatan rumah tangga maupun aktivitas masyarakat lainnya. Untuk itu, pelanggan diharapkan memahami kondisi yang terjadi dan tetap menghemat penggunaan air selama proses pemulihan berlangsung.

Perusahaan akan terus berupaya menangani gangguan pada sumber air baku sesuai perkembangan kondisi cuaca dan debit sungai, sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat kembali berjalan secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *