PADANG, — Senyum bahagia terpancar dari warga Jalan Fisika I dan Fisika II, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kota Padang. Setelah bertahun-tahun menantikan perbaikan akses lingkungan, harapan masyarakat akhirnya terwujud. Jalan yang sebelumnya membutuhkan perhatian kini telah diaspal, menghadirkan kenyamanan baru bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sebagai ungkapan rasa syukur, masyarakat menggelar kegiatan syukuran pada Minggu (18/10/2026). Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut, yang sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara warga, tokoh masyarakat, dan para wakil rakyat yang ikut memperjuangkan pembangunan jalan itu.
Pengaspalan tersebut terealisasi melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, dengan fasilitasi anggota DPRD Kota Padang, Rafdi. Realisasi pembangunan ini menjadi jawaban atas aspirasi warga yang telah disampaikan sejak 2024.
Ketua RT 03, Bahrizal Basir, mengungkapkan rasa lega dan terima kasih atas terealisasinya pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat. Baginya, jalan yang lebih baik bukan sekadar perubahan fisik, melainkan juga peningkatan kenyamanan dan kemudahan akses bagi warga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Perjuangan ini sudah dimulai sejak 2024, dan sekarang jalan yang kami harapkan akhirnya diaspal. Terima kasih kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi yang telah membantu memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Meski sebagian jalan telah mulus, Bahrizal berharap perhatian terhadap infrastruktur lingkungan tetap berlanjut. Ia menyebut masih ada ruas jalan di dekat MDA yang perlu dituntaskan, termasuk penyambungan akses hingga menuju jalan utama.
“Harapan kami, pembangunan jalan ini bisa dilanjutkan sampai seluruh akses tersambung dengan baik. Kami ingin masyarakat semakin mudah beraktivitas. Jalan yang sudah bagus juga harus kita rawat bersama, begitu pula kebersihan lingkungan harus tetap dijaga,” katanya.
Perasaan bangga juga disampaikan Azwar, mewakili Ketua RW 1 Kompleks Unand, Limau Manis Selatan. Menurutnya, terealisasinya pembangunan tersebut menunjukkan bahwa aspirasi warga dapat diwujudkan melalui komunikasi, kebersamaan, dan kesungguhan dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Mudah-mudahan pembangunan seperti ini terus berlanjut sehingga lingkungan kami semakin tertata, nyaman, dan bisa menjadi contoh bagi kawasan lainnya,” ungkap Azwar.
Ia turut menyampaikan bahwa Masjid Darul Ulum direncanakan menjadi lokasi kegiatan Safari Ramadan pada Februari 2027. Warga berharap kegiatan tersebut bukan hanya mempererat hubungan dengan para pemangku kepentingan, tetapi juga membuka ruang dialog untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan berikutnya.
Tokoh masyarakat, Prof. Musliar Kasim, menilai kemajuan sebuah lingkungan tidak cukup hanya dengan pembangunan jalan dan fasilitas fisik. Kekompakan warga, perhatian terhadap pendidikan, serta kehidupan sosial yang harmonis juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kawasan tempat tinggal yang lebih baik.
“Kami bersyukur atas pembangunan ini. Masyarakat di sini memiliki semangat kebersamaan dan ingin terus mengembangkan Kompleks Unand Blok B menjadi lingkungan yang nyaman, produktif, dan memberikan manfaat bagi semua,” tuturnya.
Musliar juga menekankan pentingnya memperkuat pendidikan agama bagi generasi muda. Ia berharap kegiatan pembelajaran di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) serta program Smart Surau dapat terus dikembangkan untuk membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak.
“Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, memiliki pemahaman agama yang kuat, dan peduli terhadap lingkungan. Karena itu, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter,” tambahnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Padang, Rafdi, mengapresiasi kolaborasi bersama Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, yang turut mendorong terealisasinya pengaspalan jalan tersebut. Ia menyebut pembangunan infrastruktur lingkungan merupakan salah satu bentuk tindak lanjut terhadap kebutuhan yang disampaikan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Muhidi atas kerja sama yang terjalin. Tahun ini, sejumlah pembangunan mendapat perhatian, termasuk pengaspalan jalan di Blok B dengan panjang lebih dari 200 meter,” kata Rafdi.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga hasil pembangunan sekaligus terus mendukung upaya peningkatan fasilitas umum di lingkungan mereka. Menurutnya, jalan yang baik merupakan fondasi penting untuk menunjang aktivitas warga dan membuka peluang pembangunan fasilitas lainnya.
“Ke depan, kita berharap kebutuhan lain juga bisa diperjuangkan, termasuk pembangunan gedung serbaguna untuk menunjang kegiatan masyarakat. Tentu, semua itu membutuhkan dukungan dan kebersamaan warga,” ujarnya.
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyampaikan bahwa syukuran warga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang baik harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan dilaksanakan dengan semangat kolaborasi.
“Pembangunan membutuhkan kerja sama, pengalaman, dan pengetahuan. Tugas kita adalah mendorong program yang benar-benar bermanfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkap Muhidi.
Ia menjelaskan, berbagai program pemberdayaan juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, mulai dari pelatihan, penguatan literasi siswa, hingga bimbingan teknis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kita ingin masyarakat tidak hanya menikmati jalan yang bagus, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan memperbaiki kesejahteraan keluarga. Semua itu bisa dicapai apabila kita terus membangun kebersamaan,” katanya.
Muhidi mengajak masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong serta merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya terlihat dari hasil pekerjaan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan dan kepedulian masyarakat dalam menjaganya.
“Mari kita rawat bersama apa yang sudah dibangun. Pemerintah, legislatif, dan masyarakat harus saling mendukung agar pembangunan terus berlanjut dan manfaatnya semakin luas,” tutupnya.
Bagi warga Limau Manis Selatan, jalan yang kini mulus menjadi lebih dari sekadar akses yang nyaman. Di balik hamparan aspal tersebut, ada aspirasi yang diperjuangkan, harapan yang akhirnya terwujud, serta semangat kebersamaan yang terus tumbuh. Warga pun berharap pembangunan berikutnya dapat berlanjut sehingga lingkungan mereka semakin nyaman, tertata, dan mampu mendukung kualitas hidup masyarakat.














