PASAMAN BARAT, — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat di tengah kondisi udara yang kurang sehat. Sebanyak 6.500 masker dibagikan kepada masyarakat dan pelajar, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat dan dipimpin langsung Wakil Bupati Pasaman Barat sekaligus Ketua PMI Pasaman Barat, M. Ihpan.
Pembagian masker dilakukan di sejumlah lokasi, mulai dari lingkungan SD Negeri 09 Pasaman, kawasan Bundaran Simpang Empat hingga SD Negeri 07. Sementara itu, sebanyak 1.500 masker disiapkan untuk masyarakat di Kecamatan Talamau.
M. Ihpan mengatakan, penggunaan masker menjadi salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
“Ini bagian dari upaya kita bersama menjaga kesehatan masyarakat. Kondisi udara yang kurang sehat tentu perlu kita sikapi, terutama karena anak-anak cukup banyak beraktivitas di luar ruangan,” ujar Ihpan.
Ia menilai perhatian terhadap pelajar perlu menjadi prioritas. Selain berada di lingkungan sekolah dalam waktu cukup lama, anak-anak juga memiliki aktivitas di luar sekolah sehingga perlindungan terhadap kesehatan pernapasan menjadi penting.
Karena itu, Ihpan mengajak pihak sekolah, guru, orang tua, dan para siswa untuk bersama-sama membangun kebiasaan menggunakan masker ketika kondisi lingkungan membutuhkan.
“Kami mengajak sekolah untuk mengingatkan siswa dan tenaga pendidik agar menggunakan masker. Masyarakat juga kami imbau tetap menjaga kesehatan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah,” katanya.
Tak hanya membagikan masker, petugas dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas turut memberikan edukasi kepada para siswa. Mereka diberikan pemahaman mengenai cara memakai masker yang tepat serta pentingnya menjaga kesehatan pernapasan.
Menurut Ihpan, edukasi tersebut tidak kalah penting karena perlindungan kesehatan bukan hanya dilakukan ketika kondisi udara memburuk, tetapi perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
PMI Pasaman Barat, lanjutnya, juga menyiapkan masker untuk kembali disalurkan ke sejumlah wilayah lainnya. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi udara sekaligus meningkatkan kesadaran untuk lebih peduli terhadap kesehatan.
“Jangan menunggu sakit baru kita melakukan pencegahan. Menjaga kesehatan bisa dimulai dari hal sederhana, termasuk memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah,” tuturnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat dr. Gina Alecia, Kepala Dinas Pendidikan Imter, serta sejumlah pejabat terkait.
Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan PMI dalam memberikan perlindungan sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.















