banner 728x250
Daerah  

Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Kajai, Wabup Pasaman Barat Pastikan Bantuan Mengalir dan Perbaikan Drainase Dipercepat

FB IMG 1785052938975
banner 120x600

PASAMAN BARAT, – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda Nagari Kajai dan Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau. Tidak hanya menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, pemerintah daerah juga langsung turun ke lapangan untuk memastikan langkah penanganan darurat berjalan efektif sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, meninjau langsung kawasan yang terdampak banjir pada Minggu (26/7). Di tengah genangan dan sisa lumpur yang masih memenuhi permukiman, ia berdialog dengan warga serta meninjau sejumlah titik yang diduga menjadi penyebab meluapnya aliran air.

Bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Wabup melakukan penyisiran di lokasi dan menemukan adanya penyempitan saluran drainase di Nagari Kajai Selatan yang dinilai menjadi salah satu pemicu banjir.

“Pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat untuk memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin. Dari hasil peninjauan bersama Dinas PUPR, kami menemukan adanya penyempitan saluran air. Insya Allah, perbaikannya akan dilaksanakan tahun ini bersamaan dengan proyek pengaspalan Jalan MAN,” ujar M. Ihpan.

Selain mempersiapkan perbaikan infrastruktur, Pemkab Pasaman Barat juga bergerak memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terdampak. Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan pokok seperti sembako, kasur, perlengkapan bayi, serta kebutuhan lain yang sangat dibutuhkan masyarakat pascabanjir.

Sebagai upaya mempercepat proses pemulihan, armada Pemadam Kebakaran (Damkar) juga diterjunkan ke lokasi untuk membantu membersihkan lumpur yang menumpuk di rumah-rumah warga. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat aktivitas masyarakat kembali normal.

“Prioritas kami saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Selain itu, armada Damkar juga kami turunkan untuk membersihkan rumah-rumah yang dipenuhi lumpur agar warga bisa segera kembali menempatinya dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Banjir yang melanda kawasan tersebut dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir sehingga saluran air tidak mampu menampung debit air dan akhirnya meluap ke permukiman warga.

M. Ihpan juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi. Ia meminta warga segera berkoordinasi dengan pemerintah nagari maupun BPBD apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.

“Pemerintah akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan selesai. Penanganan darurat, penyaluran bantuan, pembersihan lingkungan, hingga pembenahan infrastruktur menjadi langkah nyata yang kami lakukan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *