SOLOK SELATAN, – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak. Bupati Solok Selatan H. Khairunas menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mulai menyiapkan ruang khusus anak di setiap kantor pemerintahan mulai tahun 2027.
Kebijakan tersebut disampaikan Khairunas saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang berlangsung di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (27/7/2026). Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pemenuhan hak anak sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga.
“Mulai tahun 2027 saya minta setiap kantor OPD menyiapkan ruang khusus anak. Dengan begitu, ASN maupun masyarakat yang datang ke kantor tetap bisa membawa dan mendampingi anaknya dengan nyaman. Saya ingin progresnya dilaporkan langsung kepada saya,” tegas Khairunas.
Menurutnya, kehadiran fasilitas ramah anak di lingkungan pemerintahan bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang lebih humanis. Selain membantu para orang tua, keberadaan ruang tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja aparatur.
Momentum Hari Anak Nasional tahun ini juga dimanfaatkan Pemkab Solok Selatan untuk menegaskan komitmen dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Semangat tersebut sejalan dengan pesan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang menekankan pentingnya menjamin hak setiap anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan secara menyeluruh.
“Anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek pembangunan yang memiliki hak untuk didengar, dilibatkan, dan dilindungi. Semua pihak memiliki tanggung jawab memastikan anak terbebas dari kekerasan, eksploitasi, perundungan, penelantaran hingga ancaman di ruang digital,” ujar Khairunas.
Sebagai bentuk penguatan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga memfasilitasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara TP-PKK Solok Selatan, Dharma Wanita Persatuan, Dinas P2KBPPPA, serta Dinas Pendidikan. Kesepakatan itu menjadi landasan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan program-program yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
Ketua TP-PKK Solok Selatan, Ny. Erniati Khairunas, menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Kabupaten Layak Anak tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas, tetapi juga pada kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Anak-anak tidak hanya membutuhkan fasilitas yang memadai. Mereka juga membutuhkan kasih sayang, perhatian, pendidikan yang baik, serta lingkungan yang aman agar dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan berprestasi,” katanya.
Di akhir kegiatan, Erniati mengajak seluruh anak di Solok Selatan untuk terus belajar dengan semangat, menghormati orang tua dan guru, menjaga persahabatan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak sebagai bekal menyongsong masa depan yang lebih cerah.















