PADANG, – Pekerjaan rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun terus berlangsung sesuai tahapan. Saat ini, proses telah memasuki pembongkaran unit accelator, salah satu komponen utama dalam sistem pengolahan air bersih yang berfungsi mendukung proses pengendapan.
Tahap awal pekerjaan difokuskan pada pembongkaran rangka tube settler. Hingga saat ini, sebanyak delapan dari 12 keping tube settler telah berhasil dilepas. Setelah seluruh komponen tersebut selesai dibongkar, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembongkaran rangka bawah yang menjadi penyangga utama unit.
Pembongkaran dilakukan sebagai bagian dari proses rehabilitasi menyeluruh. Berdasarkan hasil evaluasi teknis, rangka penyangga di dalam accelator telah mengalami penurunan kondisi akibat usia pemakaian, sehingga perlu diganti untuk mendukung kinerja instalasi secara optimal.
Unit accelator di IPA Gunung Pangilun memiliki kapasitas sekitar 250 liter per detik dan menjadi bagian penting dalam proses pengolahan air. Di dalam unit ini berlangsung proses koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi yang berperan menghasilkan air dengan kualitas yang lebih baik sebelum didistribusikan kepada pelanggan.
Selain mengganti struktur yang telah menua, pembongkaran juga bertujuan membersihkan endapan yang berada di dalam unit, memeriksa kondisi setiap komponen secara menyeluruh, serta memastikan tidak ada bagian yang mengalami kerusakan sebelum proses pemasangan kembali dilakukan.
Usai seluruh rangka lama dibongkar, pekerjaan akan berlanjut dengan pemasangan kolom dan balok baru, pemasangan rangka dudukan, serta pemasangan kembali 444 unit tube settler pada masing-masing unit accelator.
Melalui tahapan rehabilitasi ini, diharapkan kinerja IPA Gunung Pangilun semakin optimal sehingga proses pengolahan air dapat berlangsung lebih efektif, menjaga kualitas layanan, serta mendukung kontinuitas pasokan air bersih bagi masyarakat Kota Padang.















