banner 728x250

Aklamasi, Andree Algamar Nahkodai ORARI Sumbar Periode 2026–2031

IMG 20260912 WA0086
banner 120x600

PADANG, — Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Sumatera Barat memasuki babak baru kepemimpinan. Andree Algamar dipercaya memimpin ORARI Sumbar untuk masa bakti 2026–2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ORARI Sumbar, Sabtu (12/9/2026).

Dalam Musda tersebut, Andree memperoleh dukungan 11 dari 13 pemilik suara yang hadir. Hasil itu mengantarkan mantan Penjabat Wali Kota Padang tersebut sebagai penerus kepemimpinan ORARI Sumbar untuk lima tahun ke depan.

Usai terpilih, Andree menegaskan bahwa ORARI bukan sekadar wadah bagi para penghobi radio amatir. Seiring perkembangan zaman, keberadaan ORARI dinilai memiliki fungsi strategis, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan bencana.

“ORARI memang berawal dari organisasi hobi. Namun dalam perkembangannya, ORARI memiliki peran penting sebagai sarana komunikasi, terutama ketika terjadi kondisi darurat seperti bencana,” ujar Andree.

Menurutnya, Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Karena itu, kesiapan sistem komunikasi alternatif menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan keadaan darurat.

Andree menjelaskan, bencana kerap menyebabkan jaringan komunikasi terganggu atau bahkan terputus. Dalam kondisi seperti itu, jaringan radio amatir dapat menjadi salah satu alternatif untuk membantu menghubungkan informasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

“Ketika komunikasi konvensional terganggu, saluran komunikasi menjadi kebutuhan yang sangat vital. Informasi yang cepat sangat menentukan langkah dan kebijakan dalam penanganan pascabencana. Di sinilah ORARI harus mengambil peran,” katanya.

Pemilik callsign YE5API itu juga menilai keberadaan ORARI tidak hanya dibutuhkan ketika bencana terjadi. Pada situasi normal, organisasi tersebut dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

“Kita juga ingin ORARI menjadi ruang untuk berdiskusi, membangun silaturahmi dan melahirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Ke depan, Andree menyampaikan akan memperkuat sinergi ORARI Sumbar dengan berbagai instansi yang memiliki keterkaitan dengan komunikasi dan kebencanaan.

“Kita akan meningkatkan koordinasi dengan BPBD, Diskominfotik, SAR dan dinas maupun instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini penting agar keberadaan ORARI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Andree.

Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Audy Joinaldy yang selama lima tahun terakhir dinilai telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap perkembangan ORARI Sumbar.

Ia menyebut sejumlah program dan kegiatan telah dibangun serta dijalankan pada masa kepemimpinan sebelumnya.

“Terima kasih kepada Pak Audy Joinaldy yang selama lima tahun telah memberikan dukungan dan perhatian kepada ORARI Sumbar. Banyak hal yang sudah dibangun dan dijalankan. Sebagai penerus tongkat estafet, kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk ORARI Sumbar,” ungkapnya.

Andree berharap kepengurusan baru nantinya mampu membawa ORARI Sumbar semakin aktif, solid dan dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung komunikasi kebencanaan serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Harapan kita, ORARI Sumbar ke depan terus bisa memberikan kebaikan dan manfaat bagi masyarakat Sumatera Barat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *