banner 728x250

Dorong Sekolah Melek Teknologi, Evi Yandri Salurkan 140 Laptop untuk Dua SMA di Padang

IMG 20260828 WA0054
banner 120x600

PADANG, — Dukungan terhadap penguatan fasilitas pendidikan berbasis teknologi terus didorong di Kota Padang. Kali ini, sebanyak 140 unit laptop disalurkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di dua SMA negeri melalui pokok pikiran (pokir) Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman.

Bantuan tersebut diterima SMAN 17 Padang sebanyak 80 unit dan SMAN 12 Padang sebanyak 60 unit. Perangkat yang sudah diterima sekolah itu diharapkan dapat memperluas akses siswa terhadap teknologi sekaligus menunjang kebutuhan pembelajaran di era digital.

Evi Yandri mengatakan, bantuan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.

SMAN 17 Padang dipilih karena merupakan sekolah yang masih tergolong baru. Sedangkan SMAN 12 Padang menjadi salah satu sekolah yang membutuhkan perhatian lebih karena sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.

“Kita ingin bantuan ini benar-benar menyentuh kebutuhan sekolah. Apalagi sekarang pendidikan sudah semakin dekat dengan teknologi. Karena itu, fasilitas seperti laptop menjadi bagian penting dalam menunjang proses belajar,” ujar Evi.

Menurutnya, digitalisasi pendidikan tidak boleh hanya menjadi program, tetapi harus dirasakan langsung oleh sekolah dan peserta didik. Ketersediaan perangkat menjadi salah satu faktor penting agar siswa tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.

Ia berharap laptop tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan pembelajaran rutin, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mencari informasi, mengembangkan kreativitas serta meningkatkan keterampilan digital.

Evi mengatakan, perhatian terhadap pendidikan pada akhirnya merupakan investasi untuk membangun kualitas sumber daya manusia.

“Kalau kita ingin daerah ini maju, yang harus kita siapkan bukan hanya infrastrukturnya, tetapi manusianya. Pendidikan adalah salah satu jalan utama untuk membentuk SDM yang berkualitas,” katanya.

Saat mengunjungi kedua sekolah tersebut, Evi juga menyempatkan diri berdialog dengan para siswa. Ia meminta generasi muda tidak cepat merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.

Menurutnya, perkembangan zaman membuat persaingan semakin terbuka. Siswa harus memiliki bekal ilmu, keterampilan dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Manfaatkan masa sekolah untuk belajar dan mengembangkan diri. Ikuti kegiatan positif, baik di dalam maupun di luar kelas. Jangan hanya berpikir bagaimana mendapatkan nilai, tetapi juga bagaimana membangun kemampuan dan karakter,” pesannya.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Evi juga mengingatkan siswa agar mampu menggunakan teknologi secara bijak.

Ia meminta para pelajar menjauhi berbagai perilaku yang dapat mengganggu masa depan, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas hingga judi online.

“Jangan pernah mencoba sesuatu yang bisa merusak masa depan. Jangan karena ikut-ikutan akhirnya kita kehilangan kesempatan untuk meraih cita-cita,” tegasnya.

Tak hanya kepada siswa, Evi juga menitipkan pesan kepada para guru dan pihak sekolah. Pengawasan terhadap peserta didik dinilai perlu diperkuat seiring semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi generasi muda.

Guru, kata dia, harus menjadi sosok yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mampu melihat perubahan perilaku dan kondisi anak didiknya.

“Guru punya peran besar dalam menjaga dan membentuk karakter siswa. Kepedulian terhadap mereka harus ditingkatkan. Kalau ada persoalan, semakin cepat diketahui tentu semakin cepat pula bisa ditangani,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumbar, Mahya, menyambut baik bantuan perangkat tersebut.

Ia berharap keberadaan laptop dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembelajaran berbasis digital. Sekolah juga diminta menjaga dan merawat seluruh perangkat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi sekolah. Kita berharap fasilitas yang diberikan benar-benar digunakan untuk menunjang pembelajaran dan dirawat dengan baik,” ujar Mahya.

Apresiasi juga disampaikan pihak SMAN 17 Padang dan SMAN 12 Padang. Kedua sekolah menilai tambahan perangkat tersebut membantu memenuhi kebutuhan pembelajaran sekaligus memperkuat kesiapan sekolah menghadapi perkembangan pendidikan berbasis teknologi.

Bagi Evi Yandri, bantuan 140 laptop tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas sekolah. Lebih jauh, bantuan itu diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama menyiapkan generasi muda Sumatera Barat agar semakin siap menghadapi perubahan zaman dan persaingan yang semakin kompetitif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *